ORBE,REPOTNASI,DEMOKRAZY DAN MONARKE

Akhir2 ini kita gonjang-ganjing dengan urusan duniawi. Kata orang2 sekarang lagi kisruh urusan monarki versus demokrazy….. mulai kisruh untuk menentukan kepentingan masing-masing. Jadi,… mari kita lihat sebuah penglihatan samar dengan analisis pebandingan ngawur bin nyasar dengan pola pandang nganeh-anehi dan metodologi njelehi bin maknyus :)

 

Dimasa ORBE (ORDE BAROE), katanya… sekali lagi katanya, rakyat disuguhi dengan ketidakadilan. Korupsi dimana-mana. Bupati, Gubernur, Presiden dan kroni-kroninya adalah keluarga kerajaan. Ningrat…. Penguasa…. MANTABZZZZ… Oposisi ditindas habis, dihancurkan hak-haknya.. diperkosa harga dirinya, dipenjara… disiksa dan diikecilkan…. Sekali lagi itu KATA ORANG.. la wong saya ga punyi buktinya. Ini juga cuma asumsi.

Katanya… sekali lagi katanya dan ga bisa dibuktikan dengan ILMIAH, kata rakjat jaman ORBE, hidupnya tenang… terutama rakjat ndeso bin udik. Harga barang utama murah, yang uama kebutuhan peru tercukupi. Sebagai manusia kalau kebutuhan perut terukupi cenderung akan tenang. Ndak neko-neko. Rekoso tapi cocok dengan hasilnya. Hidup tenang adem ayem. La wong masarakat ndak butuh janji-janji.. cuma butuh perut kenyang, punya pekerjaan dan anak-anak bisa sekolah.

Dari segi politik tentu ini akan menimbulka keresahan di lawan-lawannya. Lha gimana saya ga bisa jadi presiden lo kata mbok awan.. ^^. La saya ini kan juga berjasa, eh mungkin keluarga saya yang berjasa ^^. Butuh strategi untuk menggulingkan presiden. Makanya para elite politik pake trategi rame-rame numpang kekuatan adidaya negara nan kuasa polisi dunia amrikano…. Kan klo kekuatan sendiri ga mungkin pakde. La pak presiden punya kekuatan tentara nan adidaya. Bintang lima pula. Maka dipakelah strategi KATA, KAMI RAKJAT dengan dibantu uwak Sami untuk menggulingkan raja nan adidaya… ALASAN UTAMA : SAYA NDAK BISA JADI PRESIDEN KALO GINI TERUS.

Maka dimulailah jaman repot nasi. Sisi lain idup. Karena jaman repotnasi itu jaman kebebasan, maka saya sebagai penusaha juga bebas nentuin pegawai saya. SAYA PHK saja karena kamu masuknya pake koneksi. Saya turunin GAJI kamu karena saya mau KORUPSI. Lha ka jaman kebebasan.. Semau mau saya boleh tho… INI potret idup JAMAN REPOTNASI. kata tim yang menggulingkan kemaren.. YANG PENTING SAYA SUDAH JADI PRESIDEN LHO. Ndak peduli sampeyan mau apa….

Setelah sekian lama muncul lagi penomena itu. Di negari laut selatan, terdapat keraton yang mendukung pendirian negara. baik masa ORLE, ORBE, maupun jaman REPOTNASI. Kraton laut selatan itu loyal banget ma negaranya…. ga minta aneh-aneh, ga minta nyeleneh-nyeleneh. Kalo mau tau abdi dalem kraton laut selatan juga punya gaji maks 10.000 rupiah di jaman PS2 rental sejam 4000… Kraton laut selatan ini merupakan kraton budaya, rumahnya sejarah, pengayom dan pelindung jiwa-jiwa nyeleneh. banyak para sukses dididik dan lulusan akademi pendidikan di kraton laut selatan ini. Tapi jasa-jasa mereka tak pernah dianggap… la gimana lagi.. SAYA NDAK BISA JADI GUBERNUR LHO… SAYA PENGEN DAN SAYA PUNYA HUTANG BUDI MA PAK MRESIDEN. Maka saya gunakan saja cara mbok awan tadi.. Pake kekuatan yang diatasnya.. PEMERINTAHAN NEGARA MRESIDEN.

Maka dimulailah gonjang-ganjing di masa demokrazy (ga pernah ada yang beres) dan monarky. Tapi monarki dari mane kalo raja laut selatan saja jarang memaksa rakyatnya. Setiap ada masalah beliau terdepan menghadapinya. ga mau di adu sama MRESIDEN. dan Mendengar secara langsung apa mau RAKYTNYA… yang ini rakyat beneran bukan RAKJAT YANG MANA….. KITA LIHAT AJA HASILNYA KALO BEGINI.. APAKAH AKAN SAMA ATAU TIDAK.

ORBE, REPOTNASI, DEMOKRAZY DAN MONARKY

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.