Bagi sebagian orang, komunikasi identik dengan pertukaran informasi antara dua belah pihak atau lebih. Di situs wikipedia diartikan bahwa komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Untuk bisa melakukan pertukaran atau penyampaian tersebut memerlukan adanya suatu perantara.
Dewasa ini jarak tidak lagi menjadi halangan untuk berkomunikasi. Tersedia alat bantu komunikasi seperti hp dll. Komunikasi menjadi tanda bahwa manusia eksis dan menempati ruang dan waktu kehidupan.

Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
- Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
- Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
- Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
- Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain
- Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
- Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan (“Protokol”)
Secara umum komunikasi masih tetap menggunakan suatu perantara, sekarang bagaimana jika ada suatu komunikasi yang tidak menggunakan perantara. Dan itu masih tetap MANUSIA. Nyatanya terdapat manusia yang bisa berkomunikasi tanpa menggunakan perantara apapun dan pesannya sampai kepada pihak yang dituju. Kita bisa ambil contoh anak kembar yang bisa saling menyampaikan perasaanya walaupun berada di jarak yang berjauhan, atau seorang ibu yang bisa mengetahui anaknya sakit di tempat kos. yah itu hanya suatu pendapat saja.
mungkin itu bisa saja dikatakan sebagai ikatan batin bagi manusia. Tapi nyatanya memang hal tersebut bisa terjadi, jadi sesungguhnya bahwa setiap hal mungkin untuk terjadi. Komunikasi dengan perasaan dan jiwa menjadi lebih baik dari pada komunikasi yang asal dan tidak jelas.
Komunikasi jiwa merupakan komunikasi dengan menggunakan kepekaan perasaan kita. Komunikasi ini merupakan hubungan batiniyah antar pihak.
kepekaan komunikasi ini tergantung dari seberapa besar kasih sayang yang terjadi antar pihak-pihak tertentu. Semoga rasa kasih sayang itu diimbangi dengan kasih sayang Allah SWT kepada kita.
hanya sekedar share…..
Filed under: kata hati






